Sejarah

Sejarah MA Takhassus Al-Qur'an

Sejarah MA Takhassus Al-Qur'an

Madrasah Aliyah Takhassus Al-Qur’an (MATAQ) Wonosobo lahir dari kepedulian KH. Achmad Faqih Muntaha melalui Yayasan Al-Asy’ariyyah terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah di Kabupaten Wonosobo. Berangkat dari semangat inklusivitas, beliau menggagas pendirian lembaga pendidikan menengah berbasis pesantren yang tidak hanya menekankan penguatan ilmu agama, tetapi juga membuka akses pendidikan berkualitas bagi siswa dari berbagai latar belakang ekonomi. Pendidikan diyakini sebagai kunci lahirnya generasi berakhlak mulia, cerdas, dan mampu bersaing tanpa dibatasi status sosial.

Didirikan pada tahun 2008, MATAQ hadir sebagai madrasah setingkat SMA dengan visi mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cerdas, dan kompeten. Kurikulum MATAQ dirancang secara terpadu, menggabungkan pembelajaran Al-Qur’an, pendidikan agama, dan ilmu pengetahuan umum. Selain penguatan akademik, MATAQ juga menanamkan nilai-nilai karakter melalui pembiasaan, pembinaan akhlak, serta kegiatan ekstrakurikuler guna membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan sosial.

Seiring perkembangan zaman, MATAQ terus beradaptasi dengan tuntutan pendidikan modern dan kebutuhan abad ke-21. Madrasah ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi akademik, kreativitas, keterampilan, dan kompetensi yang relevan dengan dunia pendidikan tinggi maupun dunia kerja. Dengan visi dan misi yang kuat, MATAQ Wonosobo berkomitmen menjadi lembaga pendidikan unggulan yang mencetak lulusan berintegritas, tangguh, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.